Posts

Showing posts from October, 2019

Konsep Merdeka Belajar Memperlambat KKN Di Universitas Mataram

  Universitas Mataram (UNRAM) merupakan perguruan tinggi yang diselenggarakan di bawah Kementerian Pendidikan Nasional, berkedudukan di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Proses berdirinya Universitas Mataram diawali dengan pembentukan Panitia Persiapan Pendirian Universitas Negeri di Mataram berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP nomor 89/62 tanggal 26 Juni 1962. Panitia ini diketuai oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I NTB, yaitu R. Ar. Moh. Ruslan Tjakraningrat. Dalam dunia pendidikan saat ini dikenal setidaknya ada tiga jenis status Perguruan Tinggi Negeri (PTN), PTN Satker Murni, PTN Satker BLU dan PTN-BH. Khusus PTN Satker BLU terdapat dua dasar hukum yang sering menjadi rujukan satker jenis ini, yaitu Undang-undang No 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan Peraturan Pemerintah No 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU). Universitas Mataram merupakan salah satu kampus yang berada dalam jenis ini. Dalam praktiknya perguruan...

Mekar pemuda karena kemauan, layu tetua karena semangat

"Tak ada seorang nabi pun yang diutus Allah, melainkan ia dipilih di kalangan pemuda sahaja (yakni 30-40 tahun). Begitu pula tidak seorang ‘Alim pun yang diberi ilmu, melainkan ia (hanya) dari kalangan pemuda". Kemudian Ibnu Abbas membaca firman Allah swt: "Mereka berkata: Kami dengan ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim" (Al Anbiyaa:60, Tafsir Ibnu Katsir III/183). Kebahagiaan dan kasih sayang adalah naluri dasar setiap insan. Semua orang berlomba dan bekerja keras siang dan malam untuk mendapatkannya hingga terkadang ia lupa akan dirinya. Inilah jiwa pemuda. Jiwa yang penuh gelora dan semangat membara, hingga ketika seorang pemuda sudah tidak lagi punya semangat, harapan dan cita-cita dalam hidupnya maka sesungguhnya ia telah menua sebelum ia tua. Imam syafi’i pun berkata, “Tidaklah mungkin orang yang punya mimpi dan bercita-cita besar hanya duduk berpangku tangan. Tinggalkanlah watan dan kenyamanan maka kau akan menemuka...

Aku saja yang menjadi Oposisi

Image
Beberapa hari terakhir, Indonesia diguncangkan dengan rancangan revisi terhadap Undang-Undang KPK, KUHP, Agraria, dan Minerba. Ribuan mahasiswa turun di setiap daerah menyatakan penolakannya terhadap beberapa ayat dalam undang-undang yang tidak pro terhadap rakyat tapi pro akan pemerintah. Dialog demi dialog antar profesor dari semua daerah berkumpul, berargumen menentang dan menyetujui revisi ini berdasarkan pandangan politik  masing-masing. Mahasiswa hadir tidak lahir dari perdebatan yang mengandung unsur politik, tapi mahasiswa hadir dalam perdebatan karena masyarakat merasa terusik. Dalam kalangan mahasiswa dan masyarakat pada umumnya, DPR yang disebut sebagai Dewan Perwakilan Rakyat berubah penyebutannya menjadi Dewan Penjilat Rakyat. Hal ini dikarenakan sikap DPR yang lupa akan janji pengabdiannya kepada masyarakat Indonesia dan lebih mengutamakan kepentingan partai politiknya. Ini yang  membuat geram para aktivis mahasiswa di seluruh indonesia. Kampus-kampus di se...