Posts

Showing posts from 2020

Konsep Merdeka Belajar Memperlambat KKN Di Universitas Mataram

  Universitas Mataram (UNRAM) merupakan perguruan tinggi yang diselenggarakan di bawah Kementerian Pendidikan Nasional, berkedudukan di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Proses berdirinya Universitas Mataram diawali dengan pembentukan Panitia Persiapan Pendirian Universitas Negeri di Mataram berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP nomor 89/62 tanggal 26 Juni 1962. Panitia ini diketuai oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I NTB, yaitu R. Ar. Moh. Ruslan Tjakraningrat. Dalam dunia pendidikan saat ini dikenal setidaknya ada tiga jenis status Perguruan Tinggi Negeri (PTN), PTN Satker Murni, PTN Satker BLU dan PTN-BH. Khusus PTN Satker BLU terdapat dua dasar hukum yang sering menjadi rujukan satker jenis ini, yaitu Undang-undang No 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan Peraturan Pemerintah No 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU). Universitas Mataram merupakan salah satu kampus yang berada dalam jenis ini. Dalam praktiknya perguruan...

Jangan bosan bicara tentang kebenaran, agar demokrasi tak berakhir dengan kesia-siaan.

Indonesia merupakan suatu Negara yang menganut sistem Demokrasi untuk sistem politiknya, Begitupula sampai ditataran Kampus. Tetapi walaupun begitu sistem Demokrasi di indonesia dan kampus belum berjalan dengan baik masih sering terjadi konflik dan permasalahan dalam demokrasinya. Contohnya yang prnah terjadi saat ini adalah ketika pemilihan Ketua BEM 2019, telah terjadi Bentrok fisik antara dua pengusung Calon Ketua BEM antara Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik. Tahun 2020 pun terjadi konflik yang sama. Akibat dari kerusuhan ini adalah tentu adanya kesenjangan antar Fakultas dan mahasiswa. Ini disebabkan juga karena permasalahan politik memenangkan kursi untuk menjadi ketua BEM. Ini adalah sebuah kasus yang cukup miris di Kampus saat ini. Bisa disimpulkan Kata Kuncinya Demokrasi, Politik, Kerusuhan. Kembali tahun ini terjadi konflik, Kali ini masalahannya berbeda. Ketua BEM terpilih dengan aklamasi. Tapi 2 calon di gugurkan dicurangi dalam proses verifikasi berkas. Apa alasan penggugu...

Pemerintah belum siap menghadapi pandemi

Senin malam tanggal 13 april seketika hening, tepat jam 21:00 WITA berita mulai terdengar dari penduduk desa bahwa ada salah satu warga desa Tanak Awu yang positif corona. Entah berita itu benar atau hanya sekedar hoax, tapi yang jelas hal ini sangat berdampak pada psikis masyarakat. Virus ini sangat menyeramkan. Hanya dalan hitungan detik, virus ini dapat membunuh siapapun, menghancurkan perekonomian dan pertahanan negara. Jumlah kasus terus meningkat di semua daerah dengan peningkatan yang cukup signifikan. Angka kematian saling kejar dengan angka kesembuhan, begitupun juga angka pasien positif terus meningkat hingga mencapai lima ribuan. Ketidaktegasan pemerintah yang mengkawal dari awal permasalahan ini, kini menjadi bomerang bagi pemerintah. Bulan lalu, sebelum ada yang terjangkit virus ini, pemerintah melakukan ekspor masker besar-besaran ke Wuhan. Bertindak layaknya Hero, tanpa berpikir bahwa virus ini juga akan menghampiri Indonesia. Saat terbukti benar indonesia terdeteksi...