Posts

Konsep Merdeka Belajar Memperlambat KKN Di Universitas Mataram

  Universitas Mataram (UNRAM) merupakan perguruan tinggi yang diselenggarakan di bawah Kementerian Pendidikan Nasional, berkedudukan di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Proses berdirinya Universitas Mataram diawali dengan pembentukan Panitia Persiapan Pendirian Universitas Negeri di Mataram berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP nomor 89/62 tanggal 26 Juni 1962. Panitia ini diketuai oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I NTB, yaitu R. Ar. Moh. Ruslan Tjakraningrat. Dalam dunia pendidikan saat ini dikenal setidaknya ada tiga jenis status Perguruan Tinggi Negeri (PTN), PTN Satker Murni, PTN Satker BLU dan PTN-BH. Khusus PTN Satker BLU terdapat dua dasar hukum yang sering menjadi rujukan satker jenis ini, yaitu Undang-undang No 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan Peraturan Pemerintah No 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU). Universitas Mataram merupakan salah satu kampus yang berada dalam jenis ini. Dalam praktiknya perguruan...

Jangan bosan bicara tentang kebenaran, agar demokrasi tak berakhir dengan kesia-siaan.

Indonesia merupakan suatu Negara yang menganut sistem Demokrasi untuk sistem politiknya, Begitupula sampai ditataran Kampus. Tetapi walaupun begitu sistem Demokrasi di indonesia dan kampus belum berjalan dengan baik masih sering terjadi konflik dan permasalahan dalam demokrasinya. Contohnya yang prnah terjadi saat ini adalah ketika pemilihan Ketua BEM 2019, telah terjadi Bentrok fisik antara dua pengusung Calon Ketua BEM antara Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik. Tahun 2020 pun terjadi konflik yang sama. Akibat dari kerusuhan ini adalah tentu adanya kesenjangan antar Fakultas dan mahasiswa. Ini disebabkan juga karena permasalahan politik memenangkan kursi untuk menjadi ketua BEM. Ini adalah sebuah kasus yang cukup miris di Kampus saat ini. Bisa disimpulkan Kata Kuncinya Demokrasi, Politik, Kerusuhan. Kembali tahun ini terjadi konflik, Kali ini masalahannya berbeda. Ketua BEM terpilih dengan aklamasi. Tapi 2 calon di gugurkan dicurangi dalam proses verifikasi berkas. Apa alasan penggugu...

Pemerintah belum siap menghadapi pandemi

Senin malam tanggal 13 april seketika hening, tepat jam 21:00 WITA berita mulai terdengar dari penduduk desa bahwa ada salah satu warga desa Tanak Awu yang positif corona. Entah berita itu benar atau hanya sekedar hoax, tapi yang jelas hal ini sangat berdampak pada psikis masyarakat. Virus ini sangat menyeramkan. Hanya dalan hitungan detik, virus ini dapat membunuh siapapun, menghancurkan perekonomian dan pertahanan negara. Jumlah kasus terus meningkat di semua daerah dengan peningkatan yang cukup signifikan. Angka kematian saling kejar dengan angka kesembuhan, begitupun juga angka pasien positif terus meningkat hingga mencapai lima ribuan. Ketidaktegasan pemerintah yang mengkawal dari awal permasalahan ini, kini menjadi bomerang bagi pemerintah. Bulan lalu, sebelum ada yang terjangkit virus ini, pemerintah melakukan ekspor masker besar-besaran ke Wuhan. Bertindak layaknya Hero, tanpa berpikir bahwa virus ini juga akan menghampiri Indonesia. Saat terbukti benar indonesia terdeteksi...

Mekar pemuda karena kemauan, layu tetua karena semangat

"Tak ada seorang nabi pun yang diutus Allah, melainkan ia dipilih di kalangan pemuda sahaja (yakni 30-40 tahun). Begitu pula tidak seorang ‘Alim pun yang diberi ilmu, melainkan ia (hanya) dari kalangan pemuda". Kemudian Ibnu Abbas membaca firman Allah swt: "Mereka berkata: Kami dengan ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim" (Al Anbiyaa:60, Tafsir Ibnu Katsir III/183). Kebahagiaan dan kasih sayang adalah naluri dasar setiap insan. Semua orang berlomba dan bekerja keras siang dan malam untuk mendapatkannya hingga terkadang ia lupa akan dirinya. Inilah jiwa pemuda. Jiwa yang penuh gelora dan semangat membara, hingga ketika seorang pemuda sudah tidak lagi punya semangat, harapan dan cita-cita dalam hidupnya maka sesungguhnya ia telah menua sebelum ia tua. Imam syafi’i pun berkata, “Tidaklah mungkin orang yang punya mimpi dan bercita-cita besar hanya duduk berpangku tangan. Tinggalkanlah watan dan kenyamanan maka kau akan menemuka...

Aku saja yang menjadi Oposisi

Image
Beberapa hari terakhir, Indonesia diguncangkan dengan rancangan revisi terhadap Undang-Undang KPK, KUHP, Agraria, dan Minerba. Ribuan mahasiswa turun di setiap daerah menyatakan penolakannya terhadap beberapa ayat dalam undang-undang yang tidak pro terhadap rakyat tapi pro akan pemerintah. Dialog demi dialog antar profesor dari semua daerah berkumpul, berargumen menentang dan menyetujui revisi ini berdasarkan pandangan politik  masing-masing. Mahasiswa hadir tidak lahir dari perdebatan yang mengandung unsur politik, tapi mahasiswa hadir dalam perdebatan karena masyarakat merasa terusik. Dalam kalangan mahasiswa dan masyarakat pada umumnya, DPR yang disebut sebagai Dewan Perwakilan Rakyat berubah penyebutannya menjadi Dewan Penjilat Rakyat. Hal ini dikarenakan sikap DPR yang lupa akan janji pengabdiannya kepada masyarakat Indonesia dan lebih mengutamakan kepentingan partai politiknya. Ini yang  membuat geram para aktivis mahasiswa di seluruh indonesia. Kampus-kampus di se...

Ini Lingkungan bukan sekolah Dasar

Image
Sebagai individu yang berada pada puncak rantai makanan, mahasiswa memiliki kebebasan dalam menentukan sikap, kebebasan berpendapat, kebebasan berkarya dan sebagai individu yang merdeka dari segala tekanan. Mahasiswa sebagai kaum intelektual  harus memiliki naluri yang tajam dan kritis atas permasalahan yang ada dikampus dan negara. Selain itu, sebagai agen kontrol dan agen perubahan,  mahasiswa harus memiliki naluri pemberontak atas ketimpangan yang terjadi dalam kehidupan. Mahasiswa yang kritis di kampus bagus tapi jangan sampai melupakan cara menjadi manusia yg sesungguhnya. Mahasiswa sebagai bagian dari roda perputaran generasi bangsa patut ikut andil dalam peralihan dan pengawasan. Seperti pepatah yang dituturkan oleh Bapak Bangsa Indonesia, Ir. Soekarno, “Beri aku 1000 orangtua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kugoncangkan dunia.”Hal ini yang menandakan bahwa peran pemuda terutama mahasiswa sangatlah berpengaruh terhadap...

Zaman Telah Berubah dari Era kompetisi menuju Era Kolaborasi

Image
      Sebagai salah satu wahana pembentuk karakter bangsa, sekolah adalah lokasi penting dimana para "Nation Builders" Indonesia diharapkan dapat berjuang membawa negara bersaing di kancah global. Seiring dengan derasnya tantangan global, tantangan dunia pendidikan pun menjadi semakin besar, hal ini yang mendorong para siswa mendapatkan prestasi terbaik.     Namun, dunia pendidikan di Indonesia masih memiliki beberapa kendala yang berkaitan dengan mutu pendidikan diantaranya adalah keterbatasan akses pada pendidikan, jumlah guru yang belum merata, serta kualitas guru itu sendiri dinilai masih kurang. Terbatasnya akses pendidikan di Indonesia, terlebih lagi di daerah berujung kepada meningkatnya arus urbanisasi untuk mendapatkan akses ilmu yang lebih baik di perkotaan.     Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita,ini berarti bahwa setiap manusia Indonesia berhak mendapatkannya dan diharapkan untuk selalu berkembang didalamny...